Tidak ada pengorbanan atau penderitaan yang terlalu besar dalam hal mencari yang hilang dan membawanya kepada Yesus

Kasih Allah bagi mereka begitu besar sehingga Ia tidak putus-putusnya bersedih hati atas mereka dan menunggu mereka kembali kepada-Nya.
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati u selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini (Yohanes 26:11).

Pengikut-pengikut Yesus berangkat, lalu pergi ke desa-desa untuk memberitakan Kabar Baik itu dan menyembuhkan orang sakit di mana-mana.

kunci Injil Lukas menyatakan bahwa “Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Luk 19:10). Tiga perumpamaan dalam pasal Luk 15:1-32 menggambarkan tujuan misi Yesus ke bumi ini dan menyatakan kerinduan Allah untuk menyelamatkan yang hilang untuk selama-lamanya. Kita belajar bahwa

  1. (1) hal mencari orang berdosa yang hilang dengan maksud untuk membawanya kepada keselamatan adalah hal yang terpenting bagi hati Allah (ayat Luk 15:4,8,20,24);
  2. (2) Allah dan sorga bersama-sama bersukacita apabila hanya seorang berdosa bertobat (ayat Luk 15:7,10); dan
  3. (3) tidak ada pengorbanan atau penderitaan yang terlalu besar dalam hal mencari yang hilang dan membawanya kepada Yesus (ayat Luk 15:4,8).

Allah dan para malaikat di sorga memiliki kasih, belas kasihan, dan rasa sedih yang begitu besar terhadap mereka yang jatuh ke dalam dosa dan mati secara rohani, sehingga pada waktu seorang berdosa bertobat, maka mereka dengan terang-terangan bersukacita. Untuk memahami kasih Allah bagi orang berdosa lih. Yes 62:5; Yer 32:41; Yeh 18:23,32; Hos 11:8; Yoh 3:16; Rom 5:6-11; 2Pet 3:9.

Dalam hal ini ada 3 perumpamaan tuhan yang telah dia berikan kepada kita.

  1. Perumpamaan tentang domba yang hilang

lukas 15:1. Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. 15:2 Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka. t 15:3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: 15:4 1 “Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? v 15:5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, 15:6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku w  yang hilang itu telah kutemukan. 15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga 2  karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.

2. Perumpamaan tentang dirham yang hilang

lukas 15:8. “Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya ? 15:9 Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku y  yang hilang itu telah kutemukan. 15:10 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat. z 

3. Perumpamaan tentang anak yang hilang

Lukas 15:11. Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. a 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. b  Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu c  di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh 4 . Di sana ia memboroskan harta miliknya itu d  dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. e 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya 5 , katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa f  terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh  , ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan . Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah   yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali,   ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. 15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. 15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. 15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. 15:28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. 15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur,   maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. 15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.

Dalam perumpamaan ini Tuhan mengajar bahwa hidup dalam dosa dan mementingkan diri sendiri, dalam pengertiannya yang terdalam, merupakan pemisahan dari kasih, persekutuan, dan kekuasaan Allah. Orang berdosa atau orang yang mundur dari iman adalah seperti anak bungsu yang dengan memburu kesenangan dosa, memboroskan karunia-karunia jasmani, mental, dan rohani yang diberikan oleh Allah. Hal ini menghasilkan kekecewaan dan kesedihan, kadang kala keadaan pribadinya memalukan, dan ia selalu kehilangan hidup yang benar dan sejati yang hanya dapat ditemukan dalam hubungan yang benar dengan Allah.

Sebelum orang yang hilang dapat datang kepada Allah, mereka harus melihat kedudukan mereka yang sesungguhnya sebagai budak dosa dan terpisah dari Allah (ayat Luk 15:14-17). Mereka harus dengan rendah hati kembali kepada Bapa, mengaku dosanya dan bersedia untuk melakukan apa saja yang diminta oleh Bapa (ayat Luk 15:17-19). Pekerjaan menyadarkan orang yang hilang ini merupakan karya Roh Kudus (Yoh 16:7-11).

Setiap ayah atau ibu Kristen harus mengerti bahwa Allah mengasihi anak mereka yang sedang mengembara dan merindukan penyelamatannya sama seperti mereka. Berdoa dan percayalah kepada Allah untuk mencari anak itu sampai ia kembali kepada Bapa sorgawi. (Roma 8:10) Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu,   maka tubuh memang mati karena dosa 1 , tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

Gambaran Yesus mengenai tanggapan ayah itu terhadap kembalinya anak tersebut mengajarkan beberapa kebenaran penting:

  1. 1) Allah mempunyai belas kasihan bagi yang hilang oleh karena keadaan mereka yang menyedihkan.
  2. 2) Kasih Allah bagi mereka begitu besar sehingga Ia tidak putus-putusnya bersedih hati atas mereka dan menunggu mereka kembali kepada-Nya.
  3. 3) Ketika orang berdosa dengan tulus hati kembali kepada Allah, maka Allah pun sudah siap untuk menerima mereka dengan pengampunan, kasih, belas kasihan, kasih karunia dan mengaruniakan hak penuh sebagai anak yang sah (bd. Yoh 1:12). Berbagai manfaat kematian Kristus, pengaruh Roh Kudus, dan kekayaan kasih karunia Allah, semuanya tersedia bagi mereka yang mencari Allah.

Bersukacitalah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya.
Saudara-saudaraku, aku sendiri memang yakin tentang kamu, bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan   dan dengan segala pengetahuan   dan sanggup untuk saling menasihati.

Rumah yang paling indah adalah yang di dalamnya ada cinta Kristus.

Terkadang hidup yang kita jalani ingin semua serba instant. Apapun ingin dilakukan dengan cara yang instant. Seperti halnya Ketika kita sakit kita berdoa dan ingin minta kesembuhan saat itu juga, ketika kita butuh sesuatu kita berdoa dan ingin mendapatkannya dalam sekejap mata, ketika kita memiliki masalah kita berdoa supaya masalahnya cepat selesai tanpa kita berusaha untuk melakukan sesuatu, ketika kita menghadapi ujian sekolah kita berdoa supaya mendapatkan nilai yang bagus tapi kita tidak belajar, dan ketika kita ingin sukses kita berdoa untuk bisa mendapatkan uang tanpa bekerja dengan giat. Apakah itu yang selama ini kita jalani? Tuhan mengingatkan setiap kita bahwa ada proses yang harus kita hadapi untuk bisa melewati itu semua. Apa yang terjadi jika Tuhan mengabulkan semua doa kita tanpa proses dari-NYA? Kita akan menjadi pribadi yang gampangan, pribadi yang ingin enaknya saja tanpa memikirkan apa apa, tidak menghargai apa yang sudah Tuhan berikan. yohanes 1:4 Padaku tidak ada kegembiraan yang lebih besar daripada ini, yaitu jikalau aku mendengar bahwa anak-anakku hidup menurut kebenaran.

Hai Saudaraku yang kukasihi, janganlah engkau meniru yang jahat, melainkan yang baik. Orang yang berbuat baik itu berasal dari Allah, sedang orang yang berbuat jahat belum mengenal Allah. Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ulangan 6:1.

Yakobus 1:2-3 “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.” Ayat ini yang menjadi pedoman dan kekuatan saya ketika saya sudah mulai jenuh dan merasa tidak mampu melewati proses yang Tuhan berikan.

PULAU NIAS PULAU TERINDAH

Kepulauan Nias yang sebelumnya adalah hanya 1 kabupaten saja, saat ini telah dimekarkan menjadi empat kabupaten dan 1 kota, yaitu Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat,Kabupaten Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli.

Nias (bahasa Nias Tanö Niha) adalah kepulauan yang terletak di sebelah barat pulau Sumatera, Indonesia, dan secara administratif berada dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara. Pulau ini merupakan pulau terbesar dan paling maju di antara jejeran pulau-pulau di pantai barat Sumatera, dihuni oleh mayoritas suku Nias (Ono Niha) yang masih memiliki budaya megalitik. Daerah ini memiliki objek wisata penting seperti selancar (surfing), rumah tradisional, penyelaman, fahombo (lompat batu), dan berbagai adat / buadaya yang sangat memukau.

Suku Nias adalah kelompokmasyarakat yang hidup di pulau Nias. Dalam bahasa aslinya, orang Nias menamakan diri mereka “Ono Niha” (Ono = anak/keturunan; Niha = manusia) dan pulau Nias sebagai “Tanö Niha” (Tanö = tanah).

Salah satu hal menarik yang tidak patut untuk di lewatkan dari Pulau Nias adalah Fahombe yakni lompat batu setinggi 2 meter yang menjadi ciri khas mayarakat Nias. Lompat batu ini sudah sangat terkenal di Indonesia dan menjadi ikon penting yang layak untuk di saksikan saat berkunjung ke Pulau Nias. Konon lompat batu ini dilakukan sebagai latihan perang bagi anak muda suku Nias, sekarang pun masih lestari tradisinya sebagai ritual kedewasaan masyarakat setempat. Bawomatauo adalah salah satu tempat yang bisa di saksiskan untuk melihat pertunjukan lompat batu, tidak hanya sejedar menyaksikan tetapi pengunjung juga bisa mencoba tantanagan melompati batu tersebut.

hombo batu / lompat batu nia

Di Desa Bawatomataluo dan Desa Hilisimae pengunjung akan melihat pertunjukan tari perang tradisional, para penarinya akan mengenakan kostum tradisional yang khas dengan bulu burung berwarna cerah serta di ikat di kepala mereka. Lepas desa  Desa Bawatomataluo dan Desa Hilisimae pengunjung juga bisa negunjungi Desa Hilisimaetano yang berada di Selatan Nias di tempat ini terdapat sekitar 100 rumah tradisional dengan ukiran khas Nias yang indah. Selain Budaya, Pulau Nias juga terkenal dengan wisata Pantai yang indah dan kegiatan Selancar yang menentang karena memiliki ombak salah satu yang terbaik di dunia. Pulau Bawa, Pulau Aru serta Pantai Lagundri adalah tempat berselancar yang bagus.

Untuk menuju Pulau Nias maka bisa di tempuh dengan 2 cara perjalanan yakni Fery dan Pesawat, untuk pesawat bisa di tempuh dari kota Medan maupun Padang sementra Ferry bisa di tempuh dari kota Sibolga.

Nikmatilah Keindahan dan Keunikan dari Kepulauan Nias  Bersama kami Lovin Tours Pulau Nias. Lovin Tours Pulau Nias sudah berpengalaman dalam bidang ini. Jangan kuatir dengan harga atau biaya yang Anda keluarkan untuk menelusuri dan menimati keindahan dan keunikan Kepulauan Nias ini, Percaya kami telah memberikan harga dan pelayanan terbaik.  Anda adalah sahabat kami, yang akan kami perlakukan seperti  Raja.  

SAIL NIAS 2019 UNTUK TARIK WISATAWAN DUNIA

Nias memang memiliki wisata alam, wisata bahari, budaya juga buatan manusia. Contohnya Desa Bawomataluo yang jadi ikon Nias karena ada Tari Fataele dan Hombo Batu, Pantai Sorake dan Lagundri yang jadi lokasi surfing terbaik dunia, Teluk Dalam yang jadi lokasi diving, dan Desa Hilisao’oto yang memiliki Situs Megalitik Tetegewo.

Sail Nias 2019 resmi diluncurkan oleh Menko PMK Puan Maharani dan juga dihadiri ketua panitia nasional Menkumham Yasonna H Laoly di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Kamis (14/3/2019) malam. Kepulauan Nias dikenal turis karena wisata baharinya.
Menpar Arief Yahya pernah mengatakan bahwa tempat wisata di Nias memiliki spot surfing kelas dunia. Tak hanya itu ada situs arkeologi megalitikum di sana dan masih terawat dengan baik hingga kini.

Salah satu atraksi tersebut berasal dari Kabupaten Nias Selatan pada acara Yaahowu Nias Festival 2018 yang berlangsung tanggal 16-20 November 2018 yang dianggap mampu menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Kita sudah melihat bagaimana atraksi budaya di Desa Bawomataluo. Luar biasa atraksi budaya yang ditampilkan oleh masyarakat Bawomataluo,” kata Kosmas.

Menurutnya, beragam atraksi dari Nias tersebut harus didorong sebagai daya tarik wisata yang bisa memukau, dan dikemas dengan baik sehingga memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan menarik perhatian wisatawan mancanegara dan domestik.

Untuk itu, Kosmas mengatakan perlu ada kerja sama dan sinergitas lintas kementerian, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal pembangunan infrastruktur dasarnya agar sektor-sektor terkait, terutama pariwisata di Nias bisa meluas.

Kepulauan Nias terdiri atas lima wilayah administrasi, yaitu Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias Induk, Nias Utara, Nias Barat, dan Nias Selatan. Kelimanya memiliki potensi wisata yang sama baiknya, terutama pemandangan pantai dan bawah laut.

Penunjukan Nias sebagai kandidat tuan rumah Sail Indonesia ini pun tentu bukan tanpa alasan. Hal ini dinilai dari sejumlah atraksi-atraksi yang disuguhkan oleh masyarakat Nias,” kata Asisten Deputi Budaya, Seni dan Olahraga Bahari, Kemenko Bidang Kemaritiman, Kosmas Harefa dalam sambutannya saat membuka Diskusi Persiapan kegiatan Sail Indonesia 2019 melalui keterangan tertulis di Jakarta, seperti yang dikutip dari Antara pada Rabu (21/11).

Dalam sambutan peluncuran, Puan menyebut Kepulauan Nias belum memiliki akomodasi atau hotel yang mumpuni kelas dunia. Oleh karenanya, pemda harus bisa menggaet investor melalui Sail Nias 2019.

Menurut data Kemenpar, turis yang datang ke Nias semakin mudah karena ada penerbangan langsung ke sana dari Jakarta, Medan dan Padang. Jumlah pengunjungnya dalam empat tahun terakhir mencapai rata-rata 240 ribu orang per tahun dan proyeksi 2024 dikunjungi 1 juta wisatawan jika dikembangkan dengan benar.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia berharap pariwisata Nias akan terdorong dengan berlangsungnya acara ini.
“Sail Nias tahun 2019 adalah strategi yang baik untuk memikat lebih banyak wisatawan domestik dan asing ke destinasi ini,” katanya.

Nias Selatan terdapat banyak objek-objek wisata menarik, seperti Desa Adat Bawomataluo dan Pantai Sorake.

Tak hanya itu saja, desa yang terletak di Nias Selatan tersebut juga memiliki atraksi budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.

Atraksi budaya ini pun sangat terkenal sejak dahulu, yakni atraksi budaya lompat batu atau yang disebut Hombo Batu.